Sering Mengantuk Setelah Makan Siang? Ini PenyebabnyaSering Mengantuk Setelah Makan Siang? Ini Penyebabnya

womenstrikeus.org – Makan malam bukanlah berenergi, ia muncul karena ketidakmampuan mengantuk. Anda tidak sendirian. Simak beberapa alasan mengantuk usai makan siang seperti pencegahannya.

Makanlah berdasarkan pendapat Anda sendiri dan penilaian yang lebih terarah. Karena makanan bisa mempengaruhi kantuk dan daya tidur, sebaiknya kamu memberikan perhatian dan pengertian lebih terhadap jenis makanan Anda. Makanan secara umum memiliki efek pada mood, cara menggunakannya juga akibat tubuh awal dari durasi dan waktu tertentu.

“Jalannya perjalanan Anda selama waktu untuk membaca makanan bergerak sepanjang waktu. Pernyawaan ini dimulai dan lalu Anda mengisi ruangan makanan dengan lebih banyak.” ujar ahli diet Julia Zumpano seperti dikutip dari Cleveland Clinic.

Senang sekali mengantuk selamanya, nggak apa-apa?

1. Pilihan menu makanan tinggi melatonin

Karena memiliki kandungan high melatonin pada makan siang, sehingga menyebabkan rasa lelah dan kantuk. Melatonin adalah hormon yang diproduksi otak ketika mendapatkan respon lingkungan berwarna gelap.

Melatonin memicu otak untuk tidur lebih dalam dan mengantuk. Hormon ini ditemukan pada sejumlah makanan. Melansir dari Very Well Health, makanan yang tinggi melatonin antara lain, jagung, cranberry, telur, ketimun, jamur, oatmeal, nasi, salmon, stroberi, dan kacang pistachio.

2. Lauk ayam, tahu, dan tempe

Seandainya mungkin Anda bertanya-tanya apa protein merupakan salah satu unsur yang baik untuk selasa siang, hal ini benar. Lebih efektif dalam memperoleh kesehatan, janganlah Anda lupa mengunyah udara dan makanan secara berurutan seperti biasanya. Makanan ini berasal dari tiga sumber: ayam, tempe dan tahu. Namun, triptofan yang terkandung di menu itu akan membuat tubuh sedikit gusar.

Triptofan adalah asam amino yang bisa membuat Anda mengantuk. Tubuh mengubah triptofan menjadi serotonin dan melatonin.

Kacang kedelai merupakan salah satu produk pangan yang tinggi triptofan yakni ikan, susu, tempe, tahu, dan beberapa pangan lainnya. Produk ini juga memiliki manfaat seperti hati, retina dan tulang.

3. Tubuh di titik fokus terendah

Segmen riset menunjukkan bahwa tubuh berada di titik fokus terendah pagi dan sore. Pagi ini, sedikit orang tertidur di awalnya. Sementara itu, sore hari mendatangkan orang yang bisa berpengaruh besar terhadap orang yang bekerja shift.

Tiga hari yang lalu, orang-orang yang bekerja pada saat jam ada harus bergerak cepat dan terbuka karena rapat yang menghasilkan kerugian kedua akan datang tepat di tempatnya.

4. Kenaikan kadar gula darah

Makan sehari akan menaikkan kadar gula darah. Tujuan tubuh adalah memproduksi energi. Namun proses itu bisa dilakukan secara nyata terlambat dan akan membuat Anda merasa lemas dan gugup.

Insulin merupakan kunci yang membuka gula ke dalam aliran darah Anda setelah anda makan. Setelah anda makan, gula darah Anda naik. Insulin masuk ke aliran darah untuk mengeluarkan gula dari darah dan memasukkannya ke dalam sel untuk energi.

5. Menu serba lemak

Makanan serba digoreng (deep fried) lebih membosankan daripada makanan yang biasa kita nampak. Kandungan lemak jelas terjadi pada makanan ini, sehingga memicu rasa kantuk di usai makan siang.

Jika anda memesan junk food, maka asupan lemaknya banyak berlebihan dan lemak trans. Kedua jenis lemak ini terbukti meningkatkan rasa lelah setelah bersantap.

Sedangkan anda tidak perlu pasrah terhadap situasi kantuk luar biasa sebelum makan siang. Hal ini bisa dicegah agar kemampuan kerja tidak terganggu.

Meminta maaf atas kegugupan kita sebelum makan siang.

1. Makan dalam porsi kecil tapi sering

Makanlah sehari-hari di tempat yang tepat, misalnya menukar makanan dengan minuman. Jangan melanjutkan makan karena kantuk. Makanlah secara teratur tapi lebih sering.

Sebagian besar orang mengikuti perintah Zumpano dan memakan setengah porsi makan biasa dan camilan. Makanan yang diberi porsi kecil lebih mudah dicerna dan tidak membutuhkan daya tahan tubuh seperti menu biasa.

2. Perhatikan tidur

Kebiasaan tidur akan mempengaruhi apa yang Anda rasakan di sore hari. Jika tidur lebih dari 8 jam, maka otak dan kantuknya akan tersiksa sama sekali. Sedangkan, jika tidur 6 jam atau bahkan 5 jam, otak dan kantuknya bisa terasa sangat berdenyut.

3. Gerakkan tubuh

Setelah makan siang, jangan lupa untuk berjalan kaki di sekitar 10-15 menit setelah makan besar. Engkau bisa merasa tenang dan energik sekitar saat itu. Hal ini karena gula darah akan terkontrol dan tubuh konsisten akan mendapatkan energi yang tetap.

4. Berjemur

Menjaga tubuh dengan cahaya alami. Kebanyakan jenis cahaya tergantung pada UVA, UVB, dan infra-red. Tubuh akan lebih sehat ketika situasi terang.

5. Tidur siang

Sebelum tidur, gunakan waktu selama 20 menit untuk mengamati apa yang telah kamu lakukan sehari ini dan kemudian tidur. Janganlah berlebihan melalui tidur setelah makan siang.

 

Related Post